Selasa, 23 Juni 2015

kepengawasan



1.      Kepengawasan
Supervisor merupakan kepanjangan tangan atasannya untuk melihat keberhasilan lembaga pendidikan atau membantu lembaga-lembaga pendidikan yang membutuhkan bantuan, Dalam menilai bahwa pendidikan itu dikatakan berhasil atau tidak, seseorang tidak dapat hanya melihat dari hasil ujian akhir siswa dalam suatu lembaga pendidikan, Pendidikan harus dilihat sebagai suatu sistem yang saling keterkaitan antara satu unsur dengan unsur lain atas keberhasilan sebuah pendidikan. Pendidikan sebagai suatu sistem terdiri dari unsur-unsur berikut:
a.       Input
Input dalam pendidikan adalah kondisi siswa yang akan masuk dalam suatu lembaga pendidikan dengan melihat hal-hal berikut:
1)      Perbedaan tingkat intelegency siswa.
Sekolah yang siswanya  berasal dari siswa ber IQ tinggi tentu lebih mudah mencapai kriteria ketuntasan minimal dalam setiap matapelajarannya dari pada sekolah yang hanya menerima siswa sisa sekolah lain yang ber IQ biasa.
2)      Nilai siswa dari pendidikan sebelumnya yang perlu diperhatikan antara lain:
a)      Sekolah faforit yang banyak dicari calon siswa, biasanya berkesempatan menyeleksi siswa yang mempunyai nilai yang tinggi, sehingga banyak mendapat masukan siswa yang pintar dan mudah melewati nilai ketuntasan dari pada sekolah yang menerima siswa yang mempunyai nilai standar ketuntasan minimal, tentu harus berjuang ekstra untuk mencapai ketuntasan minimal dalam belajar.
b)      Apakah nilai yang diperoleh siswa menggambarkan kemampuan siswa yang sesungguhnya, boleh jadi nilai yang sama pada siswa dari alumni yang berbeda menggambarkan kemampuan yang berbeda pula, apalagi kalau ada gejala-gejala sekolah yang sering memark up nilai siswanya sehingga nilai siswa yang tinggi tidak dapat menjadi jaminan kalau siswa tersebut juga mempunyai kepintaran yang tinggi pula.

3)      Kondisi Psikologis siswa
Siswa-siswa yang mempunyai ketenangan jiwa karena keluarganya bahagia, mampu beradaptasi dengan teman sekolahnya, biasanya lebih bersemangat belajar dari pada siswa-siswa yang   jiwanya sedang goncang atau galau karena keluarganya brokenhome atau sedang bermasalah dalam pergaulannya biasanya sangat berpengaruh terhadap semangat belajar siswa.
4)      Kondisi Fisik siswa
Siswa yang belajar pada jam pagi hari tentu akan berbeda dengan siswa yang belajar disore hari yang sudah lelah belajar dari pagi hari.
5)      Kondisi Ekonomi keluarga siswa
Siswa yang berasal dari keluarga mampu biasanya dipenuhi kebutuhan belajarnya serta mempunyai waktu belajar yang lebih banyak dibanding siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu  yang waktunya sering habis digunakan untuk membantu kerja orang tuanya
6)      Kondisi Lingkungan siswa
Siswa yang berasal dari lingkungan yang menjaga disiplin tinggi dan sopan santun tentu akan mempunyai pengaruh yang berbeda dengan siswa yang berasal dari lingkungan yang rusak, tidak disiplin dan amburadul.
b.      Proses
Pelaksanaan pendidikan mulai dari siswa masuk sampai siswa dievaluasi yang meliputi beberapa unsur antara lain:
1)      Kurikulum sekolah apakah sudah sesuai dengan kurikulum yang ditetapkan pemerintah sehingga siswa-siswanya dapat mengikuti ujian nasional dengan baik, kalau belum mengikuti kurikulum yang ditetapkan pemerintah maka harus segera menyesuaikan kurikulumnya.
2)      Kepemimpinan suatu lembaga
Apakah kebijakan pimpinan sekolah telah mendukung terciptanya pendidikan yang kondusif seperti, penegakkan tata tertib sekolah terhadap warga sekolah atau masih setengah-setengah menjalankan tataterib sekolah sehingga tidak memberi contoh yang baik kepada siswa-siswanya.
3)      Kwalitas sumber daya manusia yang meliputi tenaga guru dan tenaga kependidikan sudah standar apa belum kalau guru tentu yang berkwalitas adalah yang telah memiliki empat kompetensi guru yaitu kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian, dengan keberadaan guru yang berkwalitas tentu sangat mempengaruhi terhadap pencapaian tujuan pendidikan. Sedangkan sekolah yang dikelola oleh guru-guru yang tidak berkompeten tentu akan sulit dalam mencapai tujuan pendidikan.
4)      Kelengkapan sarana dan prasarana lembaga pendidikan sangat membantu terhadap pembelajaran yang berkwalitas, baik dari ketenangan dalam belajar, kemudahan mengakses materi pembelajaran maupun kemudahan dalam menggunakan alat-alat untuk praktek di sekolah tersebut, sehingga pengalaman siswa semakin mantap dan luas bukan sekedar teori semata.
5)      Pembiayaan atau keuangan lembaga pendidikan sangat berpengaruh dalam pengadaan sumber materi, kelengkapan sarana dan prasarana serta pemberian kesejahteraan kepada para guru dan pegawainya yang kemudian berimbas pada gairah siswa dan guru dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.

c.       Evaluasi
Yaitu alat untuk mengetahui ketercapaian tujuan pendidikan  pada suatu lembaga pendidikan, macam-macam alat untuk mengetahui ketercapaian tujuan pendidikan antara lain
1)      Tes
a)      Tes menurut cara penyampaiannya terdapat dua macam yaitu tes lesan dan tertulis hal ini berhubungan dengan siswa yang dievaluasi, siswa yang mempunyai masalah dengan penglihatan tentu tidak dapat mengikuti evaluasi tes tertulis dengan baik , maka tes lesan dapat digunakan untuk mengevaluasi.
b)      Tes menurut tuntutan jawaban terdapat dua macam yaitu tes yang menuntut jawaban tertutup dan tes yang menuntut jawaban terbuka. Penggunaan tes ini untuk dapat mengetahui seberapa wawasan siswa tentu soal yang menuntut jawaban terbuka akan lebih sesuai dari pada tes dengan jawaban tertutup atau pilihan ganda.
c)      Tes menurut tingkat kesukaran jawaban ada tiga macam yaitu: tes dengan tingkat kesukaran mudah, tes dengan tingkat kesukaran sedang dan tes dengan tingkat kesukaran sulit sebuat tes atau soal yang baik adalah soal yang mempunyai tingkat kesukaran yang berimbang antara soal yang mudah, soal yang sedang maupun soal yang sukar dalam menjawabnya sehingga dapat digunakan sebagai evaluasi yang hasilnya mampu menggambarkan tingkat kemampuas siswa.

2)      Observasi/ pengamatan
Cara mengetahui tingkat pencapaian tujuan pendidikan dengan melakukan pengamatan terhadap prilaku siswa dalam mengikuti pelajaran dikelas, apakah siswa tersebut aktif mengikuti pelajaran atau pasif dan menampakkan muka bingung dengan bantuan kolom penilaian otentik guru di kelas
3)      Portofolio
Cara mengetahui tingkat pencapaian tujuan pendidikan dengan melakukan pengumpulan hasil kerja tugas terstruktur dari guru kemudian dianalisa kedalaman materi hasil kerjanya, kerapiannya dan ketepatan waktunya.

Agar tes dapat digunakan sebagai evaluasi yang mampu menggambarkan tingkat pencapaian tujuan pembelajaran ada unsur-unsur yang harus diperhatikan dalam membuat instrumen evaluasi meliputi:
1)      Kesesuaian antara soal yang diberikan dengan materi yang telah diberikan dalam pembelajaran serta disesuaikan dengan standar kelulusan materi.
2)      Kejelasan soal, sehingga tidak memungkinkan pemahaman ganda yang dapat membingungkan siswa dalam menjawab.
3)      Penskoran soal yang memberikan rasa keadilan. Soal yang mempunyai tingkat kesukaran yang tinggi seharusnya diberi skor yang lebih banyak daripada soal yang mudah.
4)      Jumlah soal yang rasional sesuai dengan tingkat usia siswa.
5)      Selain itu Petunjuk dalam menjawab soal juga harus diperhatikan jangan sampai banyak siswa yang salah menjawab karena tidak mengerti cara menjawab pertanyaan.

d.      Output
Yang harus diperhatikan untuk melihat output siswa antara lain:
1)      Kesesuaian antara kemampuan siswa dengan harapan lembaga penerima siswa berikutnya.
2)      Kesesuaian antara kemampuan siswa dengan harapan masyarakat
3)      Kesesuaian antara kemampuan siswa dengan perkembangan teknologi dan informasi
e.       Outcame
Pengaruh pendidikan yang diberikan oleh suatu lembaga pendidikan pada individu setelah berselang waktu yang lama

Kamis, 26 Februari 2015

Contoh KKM


PENENTUAN KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL PER KD DAN INDIKATOR 
MATA PELARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
TAHUN PELAJARAN 2013/2014





Kelas : X( SEPULUH)

Semester  : Satu (Ganjil) 

Kompetensi Dasar dan Indikator Kriteria Ketuntasan Minimal
Kriteria Penetapan Ketuntasan  
Nilai
Kompleksitas Daya dukung Intake KKM
1. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang manusia dan tugasnya sebagai khalifah di bumi       70,963
1.1 Membaca  Q.S. Al Baqarah: 30, Al-Mukminum: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan An Nahl : 78       73,00
a. Mampu membaca Q.S Al-Baqarah; 30, Q.S. Al-Mukminun: 12-14; 56. Q.S. AzZariyat: 56, dan An Nahl: 78 dengan baik dan benar  Rendah Sedang Sedang  
80 80 68 76,00
b. Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S Al-Baqarah; 30, Q.S. Al-Mukminun: 12-14; 56. Q.S. AzZariyat: 56, dan An Nahl: 78 Sedang Sedang Sedang  
70 75 65 70,00
1.2 Menyebut-kan arti  Q.S. Al Baqarah: 30, Al-Mukminun: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan An Nahl: 78       70,22
a. Mampu mengartikan per-kata Q.S.  Al-Mukminun: 12-14, Az-Zariyat; 56. dan An Nahl: 78 dengan benar  Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
b. Mampu mengartikan per-ayat Q.S.  Al-Mukminun: 12-14, Az-Zariyat; 56. dan An Nahl: 78 dengan   Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
c.  Mampu menjelaskan kandungan Q.S.  Al-Mukminun: 12-14, Az-Zariyat; 56. dan An Nahl: 78 dengan   Sedang Sedang Sedang  
70 75 65 70,00
1.3 Menampil-kan perilaku sebagai khalifah di bumi seperti terkandung dalam Q.S. Al- Baqarah: 30, Al-Mukminun: 12-14, Az-Zariyat: 56 dan An Nahl; 78       69,67
a. Mampu mengidentifikasi perilaku khalifah dalam Q.S. Al-Baqarah;30, Al Mukminun;12-14, Az Zariyah;56, dan An Nahl;78 Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
b. Mampu mempraktikkan perilaku khalifah sesuai dengan Q.S. Al-Baqarah;30, Al Mukminun;12-14, Az Zariyah;56, dan An Nahl;78  Tinggi Sedang Sedang  
65 75 66 68,67
c. Mampu menunjukkan perilaku khalifah dalam kehidupan Sedang Sedang Sedang  
75 75 60 70,00
         
2. Memahami ayat-ayat Al-Qur’an tentang keikhlasan dalam beribadah       71,5556
2.1 Membaca  Q.S. Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5        71,50
a. Mampu membaca Q.S Al-An’am: 162-163  dan Q.S. Al-Bayyinah: 5 dengan baik dan benar  Rendah Sedang Sedang  
82 75 66 74,33
b. Mampu mengidentifikasi tajwid Q.S Al-An’am: 162-163  dan Q.S. Al-Bayyinah: 5   Tinggi Sedang Sedang  
65 75 66 68,67
  2.2 Menyebut-kan arti  Q.S. Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5       70,33
a. Mampu mengartikan per-kata Q.S Al-An’am: 162-163 dan Q.S. Al-Bayyinah: 5  Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
b. Mampu mengartikan per-ayat Q.S Al-An’am: 162-163 dan Q.S. Al-Bayyinah: 5  Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
c. Mampu menjelaskan terjemah Q.S Al-An’am: 162-163  dan Q.S. Al-Bayyinah: 5  Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
2.3  Menampil-kan perilaku ikhlas dalam beribadah seperti terkandung dalam   Q.S. Al An’am: 162-163 dan Al-Bayyinah: 5       72,83
Mampu memahami makna ikhlas seperti terkandung dalam Q.S. Al An’am: 162-163 dan Al- Bayyinah: 5 Sedang Sedang Sedang  
75 75 66 72,00
Mampu mengidentifikasi perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-An’am: 162-163 dan Q.S. Al-Bayyinah: 5 Sedang Sedang Sedang  
75 75 66 72,00
Mampu mempraktikkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengan Q.S Al-An’am: 162-163 dan Q.S. Al-Bayyinah: 5 Rendah Sedang Sedang  
80 75 66 73,67
Mampu menerapkan perilaku ikhlas dalam beribadah sesuai dengtan Q.S Al-An’am: 162-163 dan Q.S. Al-Bayyinah: 5 Rendah Sedang Sedang  
80 75 66 73,67
         
3. Meningkatkan keimanan kepada Allah melalui pemahaman sifat-sifat-Nya dalam Asmaul Husna       70,0926
3.1.  Menyebut-kan 10 sifat Allah  dalam Asmaul  Husna       69,78
a. Mampu  menyebutkan arti  sifat Allah. Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
b.  Mampu menyebutkan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna Tinggi Sedang Sedang  
65 75 66 68,67
c.  Mampu menunjukkan  dalil 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna  Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
3.2  Menjelaskan arti  10 sifat Allah dalam Asmaul  Husna       70,17
a.     Mampu menjelaskan arti 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna. Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
b.    Mampu  menjabarkan 10 sifat Allah ke dalam sifat manusia Sedang Sedang Sedang  
70 75 65 70,00
3.3   Menampil-kan perilaku yang mencerminkan keimanan terhadap 10 sifat Allah dalam Asmaul  Husna       70,33
a.    Mampu mempraktikkan sifat-sifat Allah yang sepatutnya bagi manusia dalam kehidupan sehari-hari  Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
b.   Mampu menerapkan perilaku yang mencerminkan penghayatan terhadap 10 sifat Allah dalam Asmaul Husna Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
         
4. Membiasakan perilaku terpuji       69,963
4.1 Menyebutkan pengertian perilaku  husnuzhan       70,33
a.     Mampu menyebutkan pengertian husnuzhan terhadap Allah Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
b.     Mampu menyebutkan pengertian husnuzhan terhadap Allah Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
c.     Mampu menyebutkan pengertian husnuzhan terhadap Allah Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
4.2  Menyebut-kan contoh-contoh  perilaku husnuzhan terhadap Allah, diri sendiri dan sesama manusia       70,33
a.     Mampu menyebutkan contoh husnuzhan terhadap Allah Sedang Sedang Sedang  
75 70 66 70,33
b.     Mampu menyebutkan contoh husnuzhan terhadap diri sendiri. Sedang Sedang Sedang  
75 70 66 70,33
c.     Mampu menyebutkan contoh husnuzhan terhadap sesama manusia. Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
4.3  Membiasa-kan perilaku husnuzhan dalam kehidupan sehari-hari       69,22
a.        Menunjukkan sikap husnu zhan terhadap Allah Sedang Sedang Sedang  
75 70 66 70,33
b.        Menunjukkan sikap husnu zhan terhadap diri sendiri. Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
c.        Menunjukkan sikap husnu zhan terhadap sesama manusia. Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
         
5. Memahami sumber hukum Islam, hukum taklifi, dan hikmah ibadah       69,2593
5.1  Menyebut-kan pengertian, kedudukan dan fungsi Al-Qur’an, Al Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam       68,67
a.        Mampu menyebutkan pengertian Al-Qur’an, Al-Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
b.        Mampu menjelaskan kedudukan Al-Qur’an, Al-Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
c.        Mampu menjelaskan fungsi Al-Qur’an, Al-Hadits, dan Ijtihad sebagai sumber hukum Islam. Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
d.        Mampu menjelaskan fungsi Al-Hadits terhadap Al-Qur’an. Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
e.         Mampu menjelaskan macam-macam Al-Hadits. Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
5.2  Menjelaskan pengertian,  kedudukan, dan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam       70,00
a.   Menjelaskan pengerti hukum taklifi dalam hukum Islam Sedang Sedang Sedang  
75 70 66 70,33
b .  Menjelaskan kedudukan hukum taklifi dalam hukum Islam Sedang Sedang Sedang  
73 70 66 69,67
c.   Menjelaskan fungsi hukum taklifi dalam hukum Islam. Sedang Sedang Sedang  
74 70 66 70,00
5.3  Menerapkan hukum taklifi dalam kehidupan sehari-hari       69,11
a.        Mampu menunjukkan contoh-contoh perilaku sesuai hukum taklifi. Sedang Sedang Sedang  
75 70 66 70,33
b.        Mampu mempraktikkan contoh-contoh perilaku yang sesuai dengan hukum taklifi. Sedang Sedang Sedang  
74 70 66 70,00
c.        Mampu menerapkan perilaku yang sesuai dengan hukum taklifi tinggi Sedang Sedang  
65 70 66 67,00
         
6. Memahami keteladanan Rasulullah dalam membina umat periode Makkah       68,6852
6.1 Mencerita-kan  sejarah dakwah Rasulullah SAW periode Mekkah       70,22
a.     Mampu menjelaskan sejarah dakwah Rasulullah pada periode Makkah. Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
b.     Mampu menunjukkan profil dakwah Rasulullah SAW pada periode makkah. Sedang Sedang Sedang  
70 75 65 70,00
c.     Mampu menjelaskan pengaruh dakwah Rasulullah SAW terhadap umat. Sedang Sedang Sedang  
70 75 66 70,33
6.2  Mendeskrip-sikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah       68,33
a.     Mampu menjelaskan sejarah dakwah Rasulullah pada periode Makkah. Sedang Sedang Sedang  
70 70 64 68,00
b.     Mampu menunjukkan profil dakwah Rasulullah SAW pada periode makkah. Sedang Sedang Sedang  
70 70 66 68,67
c.     Mampu menjelaskan pengaruh dakwah Rasulullah SAW terhadap umat. Sedang Sedang Sedang  
70 70 65 68,33
         
6.2  Mendeskrip-sikan substansi dan strategi dakwah Rasulullah SAW periode Makkah       67,50
a.     Mampu menjelaskan substansi dakwah Rasulullah periode Makkah. Tinggi Sedang Sedang  
60 75 65 66,67
b.     Menjelaskan strategi dakwah Rasulullah periode Makkah. Tinggi Sedang Sedang  
64 75 66 68,33
         
JUMLAH KKM (/sk)       420,52
RATA-RATA KKM       70,08642